Kenali tanda-tanda Pasangan Mulai Selingkuh

Setiap orang baik pria atau wanita pasti mendambakan pasangan yang setia, namun kadang seseorang yang terlihat alim dan tak mungkin macam-macam pun bisa terjerumus dalam peselingkuh. Awalnya mungkin dari sering bertemu, mengobrol, dan akhirnya saling curhat, perselingkuhan pun semakin mungkin terjadi, mulai dari selingkuh kecil hingga selingkuh berat yang berlanjut ke ranjang. 


Apalagi bila kebetulan kondisi hubungan dengan pasangan sedang seperti mendung yang gelap! "Awas Hati-hati "!! 
Yang terpenting adalah berusaha selalu untuk ciptakan hubungan yang kondusif di antara Anda dan pasangan dan belajarlah jeli membaca tanda-tanda kemungkinan adanya perselingkuhan. Dengan begitu, pengkhianatan bisa segera dihentikan, dan hubungan Anda berdua pun masih terselamatkan. 

Berikut ini adalah tanda-tanda awal yang harus Anda ketahui dan bisa dijadikan catatan penting tanda emosional seseorang yang sedang berselingkuh : 



1. Dia lebih perhatian dari biasanya. Ini karena dia merasa bersalah kepada Anda. Namun, perhatian tersebut perlahan-lahan akan berkurang dan akhirnya menghilang setelah perselingkuhan semakin dalam.
2. Tingkah lakunya membuat Anda merasa ada sesuatu yang tidak beres. Percayailah instink Anda. Tidak peduli dengan instink tersebut sama saja Anda "membutakan" diri dari kebenaran yang ada. Andalah yang paling tahu kebiasaan, rutinitas, dan sikap-sikapnya sehari-hari. Jadi, curigalah bila semua itu berubah.
3. Dia tampak salah tingkah atau tampak merasa bersalah saat Anda melakukan hal baik untuknya.
3. Dia seperti Anda saat sedang mengalami PMS. Dia tampak senang dan bersemangat ketika akan pergi keluar rumah sendirian, dan langsung lesu serta lemas saat berada di dekat Anda.
  
4. Dia mulai menghujani Anda dengan hadiah. Sama seperti poin pertama, ini dilakukannya karena merasa bersalah telah mengkhianati Anda. Dengan memberikan hadiah-hadiah itulah ia bisa mengatasi rasa bersalahnya.
5. Dia mulai seperti bermain "petak umpet" saat Anda berada di dekatnya. Misalnya, sering sekali menutup pintu atau pergi menjauh saat bicara di telepon.
6. Dia tak pernah lagi atau jarang memuji penampilan Anda.
7. Dia mulai berhenti mengucapkan "Aku sayang kamu" kepada Anda.
8. Dia sering membicarakan masalah yang tengah dialami orang lain, terutama dari lawan jenisnya.
9. Dia mulai menggunakan kata-kata humor atau canda serta pendapat yang berbeda dari kebiasaannya, yang tidak mencerminkan dirinya.

10. Selera musiknya tiba-tiba berubah, karena sering mendengarkan musik kesukaan gebetannya, sehingga dia pun terpengaruh.
11. Dia semakin tidak memperhatikan anak-anak. Anak-anak pun merasa ada sesuatu yang lain/berubah dengan ayah mereka.
12. Dia seperti menarik diri dan menjauh. Tapi saat Anda menanyakan itu semua, dia tak ingin membicarakannya.
13. Dia tampak tidak berkonsentrasi dan tidak menunjukkan gairahnya saat bercinta.
14. Dia selalu tampak kaget atau bingung setiap bangun pagi. Ini karena tidak yakin di tempat tidur siapa dia terbangun.
15. Anda mendengarnya ia mengigau dalam tidurnya menyebutkan nama seseorang (nama perempuan tentunya) lebih dari satu kali.
16. Sahabat dan anggota keluarga Anda sering melihat ketegangan di antara Anda berdua, bahkan jauh sebelum Anda sendiri menyadarinya.
17. Dia mudah sekali merasa terancam dan panik saat Anda bertanya-tanya tentang beberapa hal kepadanya, dan merasa seperti diinterogasi. 

18. Pola tidurnya menjadi berubah dari biasanya dan tampak resah.
19. Dia mulai semakin sering memancing pertengkaran. Ini adalah alasannya untuk marah dan pergi menemui kekasih gelapnya. Namun, bisa juga dilakukan karena perasaannya yang bercampur aduk setelah mengkhianati Anda.
20. Selalu membicarakan kemungkinan hubungan Anda berdua berakhir. Waspadalah jika dia mulai sering berkata, "Jika sesuatu terjadi pada kita berdua, saya akan selalu menyayangi kamu sebagai teman." Asal Anda tahu, kalimat berandai-andainya itu karena ada orang lain yang akan menerimanya dengan senang hati begitu hubungan Anda berdua berakhir.
21. Dia jarang bicara dengan Anda dan menjadi dingin seperti kulkas, tidak peduli pada perasaan Anda.
22. Harga dirinya rendah. Bukan berarti lalu dia pasti berselingkuh. Namun, orang-orang seperti ini umumnya cenderung mencari rasa aman dan umpan balik positif dari orang lain. Nah, salah satu cara mendapatkannya, ya, lewat perselingkuhan.
23. Dia terus-menerus mengkritik orang lain (lawan jenisnya). Ini adalah usahanya untuk membuat Anda berpikir bahwa orang seperti itu bukanlah tipe favoritnya, walau sebenarnya diam-diam dia tertarik.
24. Dia jadi lebih sering memberi kritik pedas kepada Anda. Emosinya jadi lebih mudah terpancing terhadap komentar Anda, bahkan komentar netral sekalipun.
25. Dia tak lagi memberi perhatian kepada Anda, anak-anak, dan kehidupan keluarga.
26. Dia justru menuduh Andalah yang berselingkuh walau tak memiliki bukti yang kuat.
27. Dia lebih memilih menghabiskan waktu bersama teman-temannya dibanding bersama Anda
28. Dia mulai tak berminat membicarakan masa depan perkawinan Anda berdua. Dia tak lagi menunjukkan kasih sayangnya kepada Anda.
29. Dia lebih memilih membaca atau menonton televisi daripada mengobrol atau bercinta dengan Anda. 

Sepertinya tanda-tanda diatas cukup untuk Anda jadikan sebagai indikator atau peringatan dini... Nah, apakah tanda-tanda tersebut juga terdapat pada pasangan Anda? Mudah-mudahan jangan sampai deh, semoga hal itu hanya ada dalam sinetron saja ya... 


Bagaimana Menghadapi Situasi yang sudah terjadi ?.
Tapi seandainya perselingkuhan itu telah terjadi, dan pasangan Anda memohon maaf, berjanji tak mengulanginya lagi, dan Anda ingin memaafkannya. Kemudian bagaimana yang anda perbuat? 
Cari tahu berbagai fakta tentang perselingkuhan itu dari pasangan Anda. Mintalah ia menjelaskan fakta-fakta penting saja. Dari sini, Anda berdua bisa menemukan apa yang sebenarnya membuat perselingkuhan itu terjadi, dan bagaimana cara mencegahnya agar tak terulang lagi. 
Pahami perasaan masing-masing. Dia harus memaklumi perasaan Anda setelah perselingkuhan itu, dan Anda pun demikian. Dengan begitu, langkah selanjutnya akan terasa lebih mudah bersama-sama untuk menentukan apa yang perlu dan yang tidak boleh dilakukan oleh masing-masing pihak. Ini untuk mencegah perselingkuhan terulang lagi. 
Maafkan dan lupakan, walaupun sesakit dan sesulit apapun, Anda harus benar-benar bisa melakukannya, dan ini Penting,  Jangan pernah ungkit kesalahannya dan hargailah usahanya untuk berubah.


Baca Juga :
Bagaimana cara memilih metode Kontrasepsi yang cocok untuk saya?